Rabu, 31 Juli 2013

NOMA JENIS PENYAKIT YANG LEBIH GANAS DARI AIDS

Bismillahirrohmaanirrohim
 Istilah NOMA mungkin masih asing terdengar. Ini merupakan salah satu jenis penyakit parah yang sedang merebak di Nigeria. Wajah dari para korban lama-kelamaan akan habis digerogoti oleh penyakit tersebut.
"Penyakit ini disebabkan oleh kekurangan gizi akut dan biasanya dialami oleh orang-orang yang memiliki tingkat ekonomi rendah," ujar Victoria Nkong selaku koordinator kampanye melawan penyakit NOMA, seperti dilansir Urbanpostng, Rabu (31/7/2013).

NOMA, Penyakit yang Lebih Kejam Ketimbang AIDS
Ilustrasi Noma
Ia juga menjelaskan bahwa orang yang mengalami penyakit NOMA terlebih dahulu merasa sakit pada bagian dalam mulutnya. Lama-kelamaan penyakit ini dapat semakin parah. Bagian wajahlah yang menjadi sasaran utamanya. Daging Anda akan digerogoti oleh gangren. Bila dibiarkan begitu saja, gangren dapat memakan organ jantung dan bagian vital lain dalam tubuh yang pastinya sangat membahayakan jiwa.

Sebuah studi yang telah dilakukan dua tahun terakhir mengungkapkan bahwa setiap tahunnya ada sekitar 126.000 penduduk Nigeria meninggal dunia akibat terserang penyakit NOMA
"Bila dibandingkan dengan AIDS, jenis penyakit ini dapat membunuh Anda lebih cepat. Sudah ada banyak korban berjatuhan. Namun, banyak juga yang belum tahu mengenai penyakit ini, termasuk para praktisi medis di Nigeria. Hal ini sungguh mengkhawatirkan. Mereka menganggap hal itu terjadi akibat kutukan setan," terangnya.

Nkong menekankan bahwa keberadaan penyakit NOMA mendesak para penderitanya untuk segera mendapatkan pengobatan, termasuk operasi. Bila penyakit ini masih pada tahap awal, pengobatan bisa didapatkan dengan harga yang lebih murah, yaitu dengan menggunakan obat antibiotik. Namun, jika penanganannya lambat, seluruh wajah dapat habis dan mengharuskan para korbannya menjalani operasi korektif yang sangat mahal.

"Oleh karena itu, sangat penting bagi mereka untuk melakukan pemeriksaan dan tes yang tepat agar penyakit ini dapat diatasi sebelum sampai ke tahap yang lebih parah," lanjutnya.

Liputan6.com, Harare 

TIDAK BOLEH MENTAATI SESEORANG DALAM RANGKA BERMAKSIAT KEPADA SANG KHOLIK

Bismillahirrohmaanirrohim

 لاَ طَاعَةَ ( لَبَشَرٍ ) فَيٍ مَعْصِيَةِ اللهِ إِنَّمَا الطَّاعَةُ فِي الْمَعْرُوْفِ

          “Tiada kewajiban untuk taat (kepada seseorang) yang memerintahkan untuk durhaka kepada Allah I. Kewajiban taat hanya pada hal yang ma’ruf.”

          Hadits ini ditakhrij oleh Imam Bukhari (13/203 Fath), Imam Muslim (6/15), Imam Abu Dawud (2625), Imam Nasa’i (12/187), Ath-Thayalisi (109) dan Imam Ahmad (1/93) dari Ali radiallahu anhu:

          “Bahwa Rasulullah e mengirim bala tentara dan menunjuk seseorang untuk memimpin mereka. Lalu orang itu menyulut api dan berkata: “Masuklah kalian ke dalamnya.” Ada di antara mereka yang ingin masuk, tetapi yang lain berkata, “Kami akan benar-benar lari darinya.” Hal itu kemudian dilaporkan kepada Baginda Rasul e, lalu beliau bersabda kepada mereka yang akan masuk ke dalam api: “Jika kalian masuk ke dalamnya, maka kalian akan seperti itu selamanya hingga datang hari kiamat.” Sedangkan kepada yang lain beliau bersabda: “(Kemudian rawi menyebutkan sabda Nabi di atas).” Tambahan itu milik Ath-Thayalisi, sedangkan susunan kalimat selebihnya yaitu milik Imam Muslim.”

Oleh sebab itu jika atasanmu ,ortumu ,suamimu menyuruhmu membuat sesuatu yang menyalahi atauran agama jangang sekali- kali mentaatinya walau kamu disumpah atau didoakan olehnya ,atau bahkan misalnya ortu berkata "kalau kamu tidak melaksankannya (yakni maksiat itu)ku haromkan air susuku yang perna kamu minum waktu kamu masih bayi"

Wallohu'alam....

Penulis Suniy Ahmad


Senin, 29 Juli 2013

(Unik)Pemandanga Unik Saat Siput Babi Melepasi Seekor Katak

Bismillahirrohmaanirrohim

 
Menakjubkan! Saat Siput Babi Melepasi Seekor Katak (6 Foto)
Shah | July 11, 2013 | 0 Comments

Menakjubkan! Saat Siput Babi Melepasi Seekor Katak (6 Foto) | Melihat saat siput babi bergerak memang memenatkan. Ini kerana pergerakan siput dikatakan di antara paling lambat di dunia. Namun begitu, siput juga mampu bergerak ke satu tempat-tempat sama ada dalam keadaan menegak mahupun senget. Gambar di bawah ini pula merupakan satu gelagat seekor siput babi yang sedang cuba merentasi seekor katak yang sedang tidur. Tidak pasti berapa lamakah yang diambil olehnya untuk berjaya melepasi katak tersebut. Jom kita saksikan di bawah ini.
katak1

katak2

katak3

katak4

katak5

katak6

Beberapa masalah sekitar Haidh

Bismillahirrohmaanirrohim

Para Ibu yang terhormat disini kami akan menjawab permasalahan Anda dalam urusan Haidh yang lebih dari kebiasaan, terlebih dahulu saya tuliskan ibarat dari kitab At-Tadzhib syarah dari kitab matan Al-Ghoyah wat Taqrib sebagai berikut:

فَالحَيْضُ هُوَ الدَمُ الخاَرِجُ مِن فَرْجِ المَرْأَةِ عَلَى سَبِيِل الصِّحَّةِ مِنْ غَيْرِ سَبَبِ الوِلاَدَةِ وَلَونُهُ أسْوَدُ مُحْتَدِمٌ لَذَّاعٌ

Haid itu adalah darah yang keluar dari kemaluan wanita berdasarkan jalan kesehatan, tanpa sebab melahirkan. Dan warnanya kehitam-hitaman, terasa panas dan diikuti mual-mual pada perut.

رَوَى أبُو دَاوُدَ وَغَيْرُهُ عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ حُبَيْسٍ أنَّهَا كَانَتْ تُسْتَحَاضُ فَقَالَ لَهَا النَّبِيُ e: إذَا كَانَ دَمُ الحَيْضَةِ فَإنَّهُ دَمٌ أسْوَدُ يُعْرَفُ فَإذَا كَانَ ذَلِكَ فَأمْسِكِى عَنْ الصَّلاةِ فَإِذَا كَانَ الأَخَرُ فَتَوَضَئِ فَإنَّما هُوَ عِرْقٌ.

Imam Abu Dawud dan lainnya telah meriwayatkan dari Fatimah binti Abi Hubaisy, bahwa dia sedang istihadlah (pendarahan karena penyakit) kemudian Nabi Muhammad saw bersabda kepadanya:?Jika darah haid maka darah itu kehitam-hitaman yang telah dikenal para wanita. Jika darah itu demikian, maka tahanlah dirimu dari melakukan salat dan jika warna tidak demikian maka berwudlulah dan bersalatlah, karena darah tersebut adalah cucuran darah.?

وَأَقَلُّ الحَيْضِ يَوْمٌ وَلَيْلَةٌ وَأكْثَرُه خَمْسَةَ عَشَرَ يَوُمًا وغَالِبُهُ سِتٌّ اَو سَبْعٌ.

Haid itu paling sedikit adalah sehari semalam, dan paling lama adalah lima belas hari sedang umumnya adalah enam atau tujuh hari.

Berdasarkan dalil diatas, maka dapat kita ketahui bahwa:
1.Darah yang keluar lebih dari 15 hari meskipun warnanya kecoklat-coklatan umpamanya, maka yang lima belas hari dihukumi darah haid, sedang selebihnya dihukumi darah istihadlah/penyakit.

2.Tidak semua darah yang keluar dari kemaluan wanita dihukumi darah haid, terutama yang berwarna merah atau kuning jambon.

3.Jika darah yang keluar itu adalah darah haid (warna kehitaman atau kecoklatan, keluar terasa panas dan terkadang diikuti perut terasa mual dan tidak lebih dari lima belas hari), maka Anda tidak boleh melakukan salat, dan otomatis puasa yang Anda lakukan menjadi batal.

4.Jika darah itu keluar kurang dari 15 hari dari masa suci, maka darah tersebut hukumnya adalah darah istihadlah, sebab masa suci itu paling sedikit 15 hari.

5.Bila masa keluar darah selama 15 hari itu dihitung kurang dari 24 jam (sehari semalam), maka hukumnya adalah darah istihadlah.

6.Jika yang keluar itu darah haid, maka setelah suci (berhenti), Anda wajib mandi besar dari haid (bukan mandi junub, karena mandi junub bagi wanita itu antara lain setelah bersenggama) dengan niat sebagai berikut:?saya berniat mandi untuk menghilangkan hadast besar dari haid fardhan lillahi taala.?
Untuk darah yang keluar selain darah haid, maka Anda tidak perlu mandi, tetapi cukup membersihkan darah (cebok-jw) lalu memakai kain pembalut saja, kemudian wudlu dan melakukan salat. Setiap melakukan salat, kain pembalut harus diganti setelah membersihkan darah dan berwudlu.

7.Jika ikut KB dengan cara suntik yang Anda ikuti berakibat masa haid Anda tidak teratur, sebaiknya Anda pindah ke cara lainnya. Misalnya dengan memakai susuk atau minum pil kalau memang tidak membawa akibat yang negatif, asal jangan dengan memakai spiral, karena memakai spiral ini pemasangannya masih dipandang haram oleh para ulama.

Wallohu'alam

Penyusun suni Ahmad

Ref :putralawe.blogspot.com/

Jumat, 26 Juli 2013

Ibnu Sahnun

Bismillahirrohmaanirrohim



Manuskrip kitab Adab Al-Mu'allimun karya Ibnu Sahnun

Ibnu Sahnun ialah seorang ulama’ ahli fiqh dan pendidik yang ahli. Dia dilahirkan pada 202 H. Nama penuhnya ialah Muhammad bin Sahnun. Sejak kecil, Ibn Sahnun sudah menunjukan kecerdasannya dalam belajar.

Ayahnya, Abi Said Sahnun, merupakan guru pertamanya dan sangat memahami watak dan keperibadian Ibn Sahnun. Dia belajar al-Quran dengannya dan berbahas dengan ayahnya. Dalam usia muda beliau telah menelaah beberapa buku karangan ayahnya.  Perhatian ayahnya terlihat dari yang ditulis beliau kepada gurunya ketika ingin menghantar Ibn Sahnun ke Kuttab (sekolah al-Quran). Ayahnya benar-benar mempersiapkan Ibn Sahnun secara intelektual dan akademik. Selain itu keadaan sosial di kawasan-kawasan Qairawan pada saat Ibn Sahnun lahir, sangat menunjang pengembaraan intelektualnya.

Abad ke-2 H, wilayah Afrika utara sangat terkenal di seluruh dunia akan kemajuan ilmu pengetahuannya. Hal tersebut disebabkan oleh banyaknya ilmuwan dari wilayah timur yang berhijrah ke barat, iaitu Maghribi, Qairawan, Andalusia, dan lain-lain.

Buku-buku pengetahuan banyak ditulis dan diterbitkan, universiti memainkan peranan utamanya dalam pencarian ilmu pengetahuan, institut/sekolah teknik dan vokasional banyak didirikan yang mengajar perubatan, matematik, kimia, bahasa, seni rupa, astronomi dan terjemahan.

Ramai ulama’ menyanjungi Ibnu Sahnun. Dia dikenali dengan sifat zuhud, warak rendah hati disamping menguasai ilmu fiqh dan agama. Ibnu Sahnun juga tidak melupakan bidang penulisan dalam berbagai ilmu, dia seorang yang banyak menulis dan mengarang dalam semua bidang ilmu yang kesemuanya hampir mencecah 200 buah buku. Walau bagaimanapun hanya dua buah buku karya Ibnu sahnun yang sampai ke tangan kita pada hari ini, iaitu kitab Adab Al-Muallimin dan kitab Ajwibah.
Adab al-Mu’allimin Karya Terkenal Ibnu Sahnun

Karya Ibnu Sahnun Adab Al-Muallimin adalah buku pertama yang dikenal dalam pendidikan Islam dan banyak dikutip oleh para tokoh pendidikan Islam sesudahnya seperti Al-Qabisi dan dijadikan rujukan utama oleh Ahmad Fu’ad Al Ahwani dalam bukunya.

Pemikiran-pemikiran Ibnu Sahnun dalam kitab tersebut telah menjelaskan berlangsungnya pendidikan Islam di ‘al-Kuttab’ mirip dengan Madrasah Ibtidaiyah (rendah) saat ini, berpandukan kepada al-Quran dan as-Sunnah.

Adanya pemahaman di tengah masyarakat, bahawa pendidikan Islam adalah pendidikan yang hanya mementingkan kepada akhirat semata-mata tanpa mementingkan dunia sama sekali. Sebagai renungan penulis buku ini menyatakan mengenai perbincangan pendidikan Islam dan tokoh-tokohnya yang telah lama terabai, apalagi ketika barat mencengkamkan kakinya di negeri-negeri Islam.

Hasilnya idea-idea pendidikan barat lebih dominan dan berperanan menggantikan pendidikan Islam, yang terkadang tidak ada hubungannya dengan ajaran-ajaran Islam bahkan bercanggah sama sekali. Ibnu Sahnun telah berjaya melahirkan gagasan-gagasan besar dalam bidang Pendidikan Islam yang masih releven sehingga hari ini.

Pemikiran Ibnu Sahnun tetang pendidikan Islam terhimpun dalam buku pertamanya iaitu kitab Adab al-Mu’allimin (Adab Para Pendidik) yang telah direalisasikan dan dilaksanakannya di al-Kuttab. Ianya bertujuan untuk  melahirkan lulusan al-Kuttab yang memahami dan mendalami agama di samping memiliki wawasan yang luas dan menguasai ilmu-ilmu keduniaan dan kemahiran. Pemikirannya lebih cenderung kepada al-Tarbiyyah al-Fiqhiyyah (pendidikan yang bercorak fiqh) dengan maksud memberikan penekanan kepada ilmu-ilmu agama.

Ibnu Sahnun telah memberikan perhatian terhadap pendidikan yang berlangsung di Kuttab dengan memberikan beberapa penekanan terhadap unsur-unsur penting dalam dunia persekolahan seperti disiplin anak didik, pengendalian bilik darjah, peranan ketua darjah dan kaedah pengajaran. Sistem pendidikan dalam bentuk sekolah telah wujud di zamannya dan bertebaran di seluruh negeri Maghribi.
Pandangan Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran oleh Ibnu Sahnun

Sumbangan Ibn Sahnun bagi pendidikan sangatlah banyak terutama dalam hal metodologi pengetahuan dan penyelidikan. Dia merupakan ilmuwan muslim pertama yang merangka teori pendidikan. Berkat bukunya yang berjudul Adab al-Mu’allimun (Adab Seorang Pendidik), maka sejak saat itu pendidikan menjadi disiplin ilmu tersendiri kerana buku tersebut merupakan buku pertama yang membahas secara khusus mengenai teori pengajaran dan pembelajaran. Ibn Sahnun mampu mengintegrasikan isu pendidikan yang berbeza-beza yang berkaitan dengan ibu bapa, ahli akademik, komuniti, pemimpin dan para pendidik yang peduli pada masanya.

Ibnu Sahnun menaruh perhatian mendalam terhadap peranan guru dalam pendidikan. Dia tidak menafikan peranan elemen pendidikan yang lain, tetapi baginya, guru merupakan elemen terpenting yang harus diprioritikan kerana guru merupakan wakil orang tua. Guru harus mencurahkan segenap perhatiannya kepada murid dan harus terlibat secara penuh walau tetap harus memperhatikan batas-batasnya agar murid tidak merasa dikawal secara ketat oleh guru. Oleh kerana itu kesejahteraan guru harus sangat diperhatikan sehingga mereka tidak perlu mencari pekerjaan sampingan untuk memenuhi keperluan hidupnya.

Dia membuat kelayakan yang harus dipenuhi seseorang apabila ingin menjadi profesion seorang guru seperti kelayakan akademik, hafal al-Quran dan mampu membacanya dengan baik, mempunyai pemahaman tentang fiqh Islam, tatabahasa arab, kaligrafi dan lain-lain. Selain itu seorang guru harus mempunyai perilaku Islami, jujur, soleh, bertanggung jawab terhadap anak didiknya bukan hanya di dunia, tetapi juga di akhirat nanti. Seorang guru harus mempelajari psikologi anak murid dan melayan setiap anak dengan istimewa dan tidak melakukan kekerasan terhadap anak murid secara fizikal ataupun mental dengan kata-kata kasar dan kejam. Ibn Sahnun berpendapat pelaksanaan disiplin bagi pelajar tidak bermula dengan hukuman fizikal. Walaupun demikian dia tidak mengharamkan penggunaannya tetapi menetapkan saiz dan kesan dari alat yang dibenarkan untuk digunakan dalam hukuman fizikal serta frekuensinya.

Dalam hal pengurusan kelas, Ibn Sahnun memberi kebebasan bagi guru agar tidak terpaku dengan aktiviti di dalam kelas. Guru mengajak anak didiknya beraktiviti di luar kelas, berinteraksi dengan persekitaran dan alam sekitar serta memantau perilaku mereka di tengah masyarakat. Guru harus mempersiapkan bahan-bahan pengajaran dan peralatan penunjang kegiatan belajar mengajar sebelum memulakan pelajarannya. Menurutnya, seorang guru tidak boleh memerintahkan murid membawakan bahan-bahan yang dia lupa persiapkan ke dalam kelas. Menurut Ibnu Sahnun, penunjuk kejayaan seorang guru boleh dengan mudah dilihat dari tingkat pemahaman seorang pelajar terhadap mata pelajaran.

Ibn Sahnun memberi pandangannya mengenai kurikulum belajar anak. Dia menggabungkan pelajaran al-Quran dengan amalan langsung dari teks yang telah dipelajari. Guru harus menunjukan kepada anak bagaimana mempersiapkan diri ketika solat waktu terutama ketika mereka telah mencapai usia tujuh tahun, seperti membersihkan diri sendiri, berwudhu dan bagaimana solat dengan khusyuk. Pengajaran solat waktu semestinya dapat membantu pelajar memahami ibadah wajib dan sunnah dan mampu beribadah dengan penuh pengabdian kepada Allah Subhanahu wa Taala.

Al-Quran merupakan pengetahuan yang wajib dipelajari bagi setiap pelajar. Dalam pengajaran al-Quran hendaknya diajarkan akar kata serta asal katanya sehingga dapat memberikan gambaran secara menyeluruh kepada pelajar dan bukan pemahanan separa. Guru harus mengajar pengetahuan tambahan di antaranya matematik, puisi, bahasa arab, pidato dan sejarah. Ibn Sahnun membuka pintu seluas-luasnya bagi guru dan orang tua untuk mengajarkan apa saja kepada anak sepanjang hal tersebut dapat membantu perkembangan mental, sosial dan pendidikannya.

Selain itu, salah satu kemahiran penting yang lain yang dicadangkan oleh Ibn Sahnun untuk dipelajari adalah seni berpidato sehingga pelajar mampu melakukan debat dan menunjukan pandangan berbeza dan mendedahkan ideanya melalui bukti dan contoh yang ada. Hal tersebut disahkan oleh Ibn khaldun. Menurutnya, terjadinya penurunan kemampuan sains dan akademik di kawasan-kawasan Ifriqiah (dan wilayah Afrika yang lain), Maghribi dan (Sepanyol) kerana guru tidak mengajarkan seni berpidato sehingga pelajar hanya mampu menghafal dan mengulangi apa yang mereka tahu.
Aku Tidak Merasakannya

Dalam kitab Tartibul Madarik disebutkan, al-Maliki mengatakan:
Muhammad ibnu Sahnun pernah memiliki hamba sahaya wanita yang bernama Ummu Quddam. Suatu saat, ia berada di rumah Ibnu Sahnun seharian, sedang dia saat itu sedang sibuk mengarang kitab sampai malam. 
Ketika waktu makan datang, Ummu Quddam meminta agar Ibnu Sahnun istirehat untuk makan. Namun, Ibnu Sahnun menjawab, “Aku masih sibuk.”Akhirnya, kerana tidak kunjung memakan makanan yang dihidangkannya, Ummu Quddam pun menyuapinya dan dia terus mengarang kitab. Dan tidak terasa, azan solat Subuh pun berkumandang. Ibnu Sahnun berkata, “Semalam aku telah mengabaikanmu, Ummu Quddam. Sekarang, berikan apa yang ada padamu.” Ummu Quddam menjawab, “Demi Allah, aku sudah menyuapimu.” Ibnu Sahnun menjawab, “Tapi, kenapa aku tidak merasakannya?”
Kematiannya


Ibnu Sahnun meninggal dunia pada 261 H/875 M.

http://tajdidjiwa.blogspot.com/

Senin, 22 Juli 2013

Memakai peci menurut syariat Islam

Bismillahirrohmaanirrohim

Dibawah ini saya akan menjelaskan hukum memakai peci menurut syariat Islam
Diantaranya : Ibn Umar ra jika berwudhu ia mengangkat pecinya dan membasahi rambutnya (Sunanul Kubra oleh Imam Albaihaqi)

Dari Said bin Abdillah bin Dhirar ra berkata : Aku melihat anas bin Malik keluar dari kakus dengan peci putihnya, lalu mengusap pecinya. (Mushannif Ibn Abdurrazzaq)

Berkata Hisyam bin Urwah ra, kulihat Zubair ra melakukan tawaf dan ia memakai peci (Akhbar Makkah oleh Imam Al Faakihiy)

Khalid bin Walid ra dalam peperangan Yarmuk, lalu ia mencari cari pecinya, dan tidak kunjung jumpa, maka peperangan berlangsung dan ia terus mencari pecinya hingga ia menemukannya, dan peci itu sudah usang, ia berkata : Aku hadir saat Rasul saw mencukur rambutnya, dan kutaruh sehelai rambut beliau saw dipeci ini, dan sejak itu aku selalu menang dalam peperangan (Ma'jamul Kabir oleh Imam Attabraniy)

Rasul saw menceritakan kemuliaan dan tingkatan para syuhada, lalu beliau mengangkat kepala beliau saw dan terjatuh peci beliau saw dari kepalanya (Musnad Ahmad dan Sunan Imam Tirmidziy)

berikut hadits bahwa Rasul saw memakai imamah (sorban di kepala:

1. dari Amr bin Umayyah ra dari ayahnya berkata : Kulihat Rasulullah saw mengusap surbannya dan kedua khuffnya (Shahih Bukhari Bab Wudhu, Al Mash alalKhuffain).

2. dari Ibnul Mughirah ra, dari ayahnya, bahwa Rasulullah saw mengusap kedua khuffnya, dan depan wajahnya, dan atas surbannya (Shahih Muslim Bab Thaharah)

3. para sahabat sujud diatas Surban dan kopyahnya dan kedua tangan mereka disembunyikan dikain lengan bajunya (menyentuh bumi namun kedua telapak tangan mereka beralaskan bajunya krn bumi sangat panas untuk disentuh). saat cuaca sangat panas. (Shahih Bukhari Bab Shalat).

4. Rasulullah saw membasuh surbannya (tanpa membukanya saat wudhu) lalu mengusap kedua khuff nya (Shahih Muslim Bab Thaharah)

Dan masih belasan hadits shahih meriwayatkan tentang surban ini, mengenai hadits hadits dhoif yg mereka katakan tentang kemuliaan surban, seandainya kesemua hadits itu tidak ada, cukuplah hadits Nabi saw : "Barangsiapa yg tak menyukai sunnahku maka ia bukan golongangku" (Shahih Bukhari).

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,


Wallahu a'lam

Penyusun Suniy Ahmad

Ref : carauntuk.com/

Sabtu, 20 Juli 2013

Jokowi-Ahok Akan Bedah Rumah Kumuh Warga Jakarta

Jokowi-Ahok Akan Bedah Rumah Kumuh Warga Jakarta

Oleh Andi Muttya Keteng
Posted: 21/07/2013 10:30

Jokowi-Ahok Akan Bedah Rumah Kumuh Warga Jakarta












Gubernur Jakarta Joko Widodo dan Wakilnya Basuki Tjahaja (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta : Warga Jakarta yang tinggal di rumah kumuh boleh berbahagia. Sebab Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta atas instruksi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan melakukan bedah rumah kumuh di 5 kotamadya Jakarta tahun 2013 ini.
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI tentang Penataan Kampung Kumuh Tersebar di 5 Wilayah Kota, penataan kampung kumuh yang merupakan janji Jokowi-Ahok ini akan dilakukan pada 27 titik di 5 kotamadya Jakarta.

27 Lokasi tersebut, yaitu, untuk Jakarta Pusat penataan, dilakukan di Petojo, Kemayoran, Galur, Tanah Tinggi, Karang Anyar, Bungur, Cempaka Putih, Kebon Sirih, Bendungan Hilir, dan Utan Panjang. Kawasan Jakarta Barat, kampung deret akan dibangun di Tambora, Kali Anyer, dan Kapuk.

Untuk wilayah Jakarta Utara, penataan kampung kumuh dilaksanakan di Tanjung Priok, Semper Barat, Tugu Utara, Cilincing, Pejagalan, Marunda, dan Pademangan Timur.

Lalu, di Jakarta Selatan, bedah rumah kumuh akan dilaksanakan di Petogogan, Gandaria, dan Pasar Minggu. Di Jakarta Timur, kampung kumuh yang ditata nantinya berlokasi di Klender, Jatinegara, Cipinang Besar Selatan, dan Pisangan Timur.

Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan DKI Jakarta, Yonathan Pasodung, menyatakan, pihaknya sedang melakukan survei kepemilikan hunian pada 27 lokasi yang ditetapkan sebagai deret penataan kampung (kampung deret).

"Rumah-rumah itu kan by name by address. Jadi tidak boleh salah menyalurkan bantuan sosial untuk rumahnya. Dilakukan survei, itu rumah siapa dan alamatnya di mana," kata Yonathan saat dihubungi Liputan6.com, Minggu (21/7/2013).

Kemudian, hasil dari survei tersebut akan dievaluasi oleh tim evaluasi walikota di masing-masing wilayah. Setelah itu walikota mengeluarkan surat penerimaan bantuan sosial dalam bentuk 1 nama untuk 1 alamat.

Yonathan mengatakan, dalam pelaksanaan penataan kampung kumuh itu, 5 suku dinas perumahan setiap wilayah akan mengerjakan sarana umum, seperti perbaikan jalan, saluran air, dan pelebaran jalan.

Sedangkan untuk penataan rumah akan dilakukan sendiri oleh si pemilik rumah. Pemprov DKI nantinya hanya memberikan bantuan sosial berupa dana yang disesuaikan dengan luas bangunan.

"Warga akan serentak memperbaki rumahnya. Sifatnya renovasi bukan pembangunan rumah. Ya, seperti bedah rumah. Tujuannya untuk penataan kampung dari kumuh menjadi tidak kumuh. Kita lagi data rumah yang akan direnovasi," jelas Yonathan.

Mengenai anggaran, Dinas Perumahan DKI akan melakukan pengukuran luas rumah warga terlebih dulu. Bila luasnya di bawah 36 meter, bantuan sosial yang diberikan ke warga sebesar Rp 1,5 juta per meter atau totalnya Rp 54 juta per rumah. (Riz/Yus)


http://news.liputan6.com/

Rusia "pulangkan" tikus dan kadal air dari luar angkasa

Bismillahirrohmaanirrohim


Minggu, 19 Mei 2013 22:34 WIB | 8362 
Moskow (ANTARA News) - Kapsul buatan Rusia berisi 45 tikus dan 15 kadal air serta sejumlah hewan kecil lain tiba di bumi pada Minggu setelah menjalani tugas ke luar angkasa selama satu bulan.

Data dari misi tersebut diharapkan mampu mewujudkan penerbangan manusia ke planet Mars pada suatu saat nanti.

Pusat Kendali Misi Rusia mengatakan kapsul yang bernama Bion-M itu mendarat dengan mulus berkat bantuan sistem parasut khusus di wilayah Orenburg Rusia, yang berjarak sekitar 1.200 kilometer di tenggara Moskow.

Kapsul itu juga membawa siput dan tikus gurun serta sejumlah tanaman dan tumbuhan mikro. Tidak ada keterangan tentang berapa banyak hewan yang bertahan hidup setelah menjalani misi itu.


Kepala Departemen Pusat Riset Antariksa TsSKB-Progress, Valery Abrashkin, mengatakan bahwa misi tersebut dimulai pada April guna mempelajari bagaimana cara tubuh bekerja dalam beradaptasi di lingkungan yang kurang gravitasi.

Laboratorium riset lapangan telah dipasang di dekat tempat kapsul tersebut mendarat guna memeriksa bagaimana respon hewan-hewan itu setelah menjalani penerbangan ke antariksa dan kembali ke Bumi.

Para ilmuwan mengatakan hewan-hewan itu diperlukan karena mereka merupakan subjek dari percobaan yang tidak mungkin dilakukan terhadap manusia yang saat ini bekerja di Stasiun Antariksa Internasional (ISS).

Mereka menjelaskan bahwa menempatkan sebuah penampungan hewan kecil di ISS selama sebulan akan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan bagi para pekerja di sana.

Kapsul Bion-M itu telah melintasi orbit pada jarak 575 kilometer di atas Bumi.

Rusia telah lama berambisi untuk mengirimkan misi ke Mars dan kini menargetkan tahun 2030 sebagai tahun pembangunan pangkalan di Bulan untuk penerbangan ke planet merah itu.

Tetapi beberapa masalah belakangan ini, termasuk kegagalan memalukan pengiriman satelit penelitian Moskow ke Mars tahun lalu, telah membuat program luar angkasa Rusia semakin dipertanyakan kelanjutannya, demikian AFP. (P012/B002)
Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2013

http://www.antaranews.com

Apakah Ilham Itu

Bismillahirrohmaanirrohim

pengertian ilham Apakah Ilham Itu? Dalam Al-Qur’an disebutkan dalam bentuk fi’il madhi (kata kerja lampau) yaitu dalam QS Asy-Syams 7-8 : “Dan demi jiwa serta penyempurnaannya, lalu IA meng-ILHAM-kan kepadanya jalan keburukan dan ketaqwaannya.” Dalam Al-Mu’jam [2] disebutkan makna ayat tersebut : “ALLAH menanamkan dalam jiwa itu perasaan yang dapat membedakan antara kesesatan dan petunjuk.” Makna ini didasarkan oleh riwayat mufassir terdahulu seperti Mujahid dll tentang makna ayat ini. Mungkin dimasa sekarang orang biasa menyebutnya sebagai dhamir (hati nurani). Di dalam kamus Al-Muhith, disebutkan: “ALLAH mengilhamkan padanya kebaikan, yaitu IA mengajarkannya kepadanya.” Adapun pen-syarah kitab Al-Muhith yaitu Az-Zubaidi [3] mengatakan: “Ilham ialah apa-apa yang diletakkan dalam hati dalam bentuk yang melimpah dan khusus dengan sesuatu yang datangnya dari ALLAH atau dari para Malaikat.” Dikatakan pula: “Meletakkan sesuatu di dalam hati, yang karenanya hati menjadi tentram dan hal itu dikhususkan oleh ALLAH bagi para hamba yang dikehendaki-NYA.” Di dalam Lisanul Arab [4] disebutkan: “Ilham ialah bahwa ALLAH menanamkan di dalam jiwa seseorang sesuatu yang dapat mendorongnya untuk melakukan atau meninggalkan sesuatu, dan ia termasuk jenis wahyu yang dengannya ALLAH mengkhususkan siapa saja yang dikehendaki-NYA diantara hamba-hamba-NYA.” Di dalam Syarh Aqidah Nasafiyyah [5] disebutkan: “Ilham adalah menanamkan sesuatu dalam hati secara melimpah.” Sedangkan di dalam At-Ta’rifat [6] dikatakan: “Ilham adalah apa yang ditanamkan di dalam hati dengan cara yang melimpah.” Sementara di dalam An-Nihayah [7] dikatakan : “Ilham ialah bahwa ALLAH meletakkan di dalam jiwa seseorang perintah yang membangkitkannya untuk melakukan atau meninggalkan sesuatu dan hal itu termasuk jenis wahyu yang dikhususkan oleh ALLAH kepada siapa saja yang dikehendaki-NYA diantara para hamba-NYA.” Sementara itu dalam bab had-da-tsa ia menyitir sebuah hadits shahih [8]: “Sungguh telah ada pada ummat-ummat terdahulu para muhaddatsun, dan jika ada seseorang dari ummatku, maka ia adalah Umar bin Khattab.” Kemudian ia berkata [9]: “Penafsiran dari hadits ini ialah bahwa mereka itu adalah orang-orang yang diberikan ilham & orang yang diberikan ilham adalah orang yang dalam dirinya diletakkan sesuatu lalu dengannya ia diberi tahu tentang suatu perkiraan atau suatu firasat. Hal ini semacam sesuatu yang dikhususkan oleh ALLAH kepada siapa saja yang dikehendaki-NYA dari para hamba yang dipilih-NYA, misalnya Umar, seolah-olah disampaikan pembicaraan kepada mereka lalu mereka mengatakannya.” Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa: Ilham adalah penyampaian suatu makna, pikiran atau hakikat di dalam jiwa atau hati – terserah mau dinamakan apa saja – secara melimpah. Maksudnya ALLAH SWT menciptakan padanya ilmu dharuri yang ia tidak dapat menolaknya, yaitu bukan dengan cara dipelajari akan tetapi dilimpahkan ke dalam jiwanya bukan karena kemauannya. Perbedaan ilham dan tahdits menurut Imam Ibnul Qayyim [10] bahwa tahdits sifatnya lebih khusus dari ilham, berdasarkan hadits Bukhari tentang Umar ra di atas, sehingga setiap tahdits adalah ilham tapi tidak setiap ilham adalah tahdits. Seorang mu’min (manusia yang mukallaf) akan diberikan ilham sesuai taraf keimanannya kepada ALLAH SWT, seperti disebutkan dalam ayat-ayat: وَأَوْحَيْنَا إِلَى أُمِّ مُوسَى أَنْ أَرْضِعِيهِ فَإِذَا خِفْتِ عَلَيْهِ فَأَلْقِيهِ فِي الْيَمِّ وَلَا تَخَافِي وَلَا تَحْزَنِي إِنَّا رَادُّوهُ إِلَيْكِ وَجَاعِلُوهُ مِنَ الْمُرْسَلِينَ “Dan kami ilhamkan kepada ibu Musa: Susuilah dia, dan apabila kamu khawatir terhadapnya, maka jatuhkanlah dia ke sungai (Nil), dan janganlah kamu khawatir dan janganlah (pula) bersedih hati, Karena Sesungguhnya kami akan mengembalikannya kepadamu, dan menjadikannya (salah seorang) dari para rasul.” (QS Al-Qashshash, 28/7) وَإِذْ أَوْحَيْتُ إِلَى الْحَوَارِيِّينَ أَنْ آَمِنُوا بِي وَبِرَسُولِي قَالُوا آَمَنَّا وَاشْهَدْ بِأَنَّنَا مُسْلِمُونَ “Dan (ingatlah), ketika AKU ilhamkan kepada pengikut Isa yang setia: Berimanlah kamu kepada-Ku dan kepada rasul-Ku. Mereka menjawab: Kami telah beriman dan saksikanlah (wahai rasul) bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang patuh (kepada seruanmu)”. (QS Al-Ma’idah, 5/111) Dan bisa juga diberikan kepada makhluk yang tidak mukallaf, sebagaimana dalam firman-NYA yang lain; وَأَوْحَى رَبُّكَ إِلَى النَّحْلِ أَنِ اتَّخِذِي مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتًا وَمِنَ الشَّجَرِ وَمِمَّا يَعْرِشُونَ “Dan RABB-mu mewahyukan kepada lebah: Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibuat manusia.” (QS An-Nahl, 16/68) Ilham, Kasyaf, Mimpi, dan Firasat Tidak Bisa Dijadikan Hujjah Syari’at Kesepakatan para ulama ushul bahwa ilham, firasat, mimpi dan kasyaf, semuanya itu adalah bukan hujjah syari’at baik dalam masalah amal dan ibadah apalagi dalam masalah i’tiqad (aqidah). Para ulama ushuluddin dan ushul fiqh telah ijma’ dalam masalah ini, mereka menolak orang yang menganggapnya sebagai hujjah dan menolak segala sesuatu yang didasarkan kepadanya. An-Nasafi [11] berkata: “Menurut ahlul-haqq ilham itu bukanlah salah satu sebab dari sebab-sebab untuk mengetahui kebenaran sesuatu.” Imam Abu Zaid ad-Dabusi salah seorang ulama Hanafiyyah berkata : “Ijma’ ulama bahwa ilham tidak boleh diamalkan, kecuali jika pada hal yang mubah yang tidak terdapat sama sekali dalil syari’ah tentangnya. Jadi bolehnya mengamalkan ilham terikat dengan 2 hal: 1) Hendaklah tidak ada dalil syari’ah dalam masalah tersebut, baik dalam Al-Qur’an, As-Sunnah, Ijma’, Qiyas dan dalil-dalil lain yang diperselisihkan. 2) Hendaknya hal itu dalam hal-hal yang mubah, sedangkan dalam masalah yang wajib, haram, makruh dan sunnah maka tidak dapat disandarkan kepada ilham seorang mulhim maupun kasyaf seorang kasyif.” Imam Asy-Syathibi [12] lebih rinci berkata: “Di antara contohnya jika seorang Hakim yang telah mendengar kesaksian 2 orang saksi yang adil, lalu Hakim tersebut bermimpi Nabi SAW berkata bahwa kedua saksi itu tidak adil, maka mimpi itu harus ditolak karena bertentangan dengan prinsip syariat. Demikian pula jika seseorang mendapat kasyaf atau firasat bahwa air yang akan dipakainya berwudhu’ adalah najis, padahal berdasar fakta air tersebut tidak najis, maka iapun tidak boleh meninggalkan air itu dalam keadaan apapun. Semua ini didasarkan dalil shahih dari nabi SAW: عَنْ زَيْنَبَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا : أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّكُمْ تَخْتَصِمُونَ إِلَيَّ وَلَعَلَّ بَعْضَكُمْ أَنْ يَكُونَ أَلْحَنَ بِحُجَّتِهِ مِنْ بَعْضٍ فَأَقْضِيَ لَهُ عَلَى نَحْوٍ مِمَّا أَسْمَعُ مِنْهُ Dari Zainab ra dari Ummu Salamah ra: Nabi SAW bersabda: “Sesungguhnya kalian mengadukan perkara padaku, dan boleh jadi sebagian kalian lebih pandai berargumentasi dibanding yang lain, maka aku putuskan perkaranya sesuai dengan apa yang kudengar darinya… [13]” Demikianlah – lanjut Imam Asy-Syathibi rahimahuLLAAH – bahwa RasuluLLAAH SAW mengambil keputusan berdasarkan bukti & fakta dan memerintahkan kita juga berbuat demikian, padahal banyak hal-hal yang beliau telah lebih dulu mengetahui permasalahannya ataupun hakikat kebatilannya, tapi beliau SAW tidak menghukumi kecuali berdasar bukti dan fakta, bukan berdasar hakikat yang telah beliau SAW ketahui sebelumnya [14].” Sebagai contoh, Nabi SAW mengetahui rahasia orang-orang munafiq berdasarkan apa yang telah dibukakan ALLAH SWT padanya, tapi beliau SAW tetap menghukumi mereka berdasarkan lahiriah mereka dan baru bersikap tegas dan meluruskan jika telah ada pelanggaran terang-terangan dari mereka. Bahkan ketika para sahabat ra (yang juga telah membaca gelagat ketidakberesan isi hati para munafiqin tersebut berdasarkan firasat -pen) ingin memperlakukan orang-orang munafiq tersebut seperti orang kafir, maka Nabi SAW bersabda: “Aku kuatir manusia akan berkata bahwa Muhammad membunuh sahabat-sahabatnya.” Demikianlah, beliau SAW tetap memperlakukan mereka seperti yang lainnya, berdasarkan zhahir dan bukan berdasarkan batin dan hal yang ghaib, maka kita tidak diperintah untuk membelah hati manusia untuk mengetahui hakikatnya. Jika terhadap firasat seorang mu’min saja tidak dapat menjadi hujjah syar’iyyah untuk menetapkan benar dan salah, halal dan haram, bahkan sekedar hukum makruh dan sunnah, apalagi berbagai kisah khurafat yang dituturkan oleh seorang kafir musyrik yang dipakai untuk menentukan kebenaran aqidah?! Inna liLLAAHi wa inna ilayhi raji’uun… Fa’tabiruu ya Ulil Abshaar… WaLLAAHu a’lamu bish Shawaab… Catatan Kaki: [1] Disarikan dr kitab Syaikh Al-Qaradhawi berjudul Mauqif al-Islam minal Ilham wal Kasyf war Ru’a wa minat Tama’imi wal Kahanah war Ruqa’, Maktabah Wahbah, 1415-H, Al-Qahirah Mishr. [2] Al-Mu’jam Alfaazhil Qur’anil Karim, Majma’ Al-Lughah Al-Arabiyyah [3] Tajul Arus, bab (Khat) [4] Lisanul Arab, bab (Khat), definisi ini diambil dari kitab An-Nihayah, yang disusun oleh Ibnul Atsir [5] Syarh al-’Aqa’idun Nasafiyyah, At-Taftazani, beserta kedua hasyiyyah-nya, hal. 41, Musthafa Al-Halabi [6] At-Ta’rifat, Al-Jurjani, hal. 57, Tahqiq oleh DR AbduRRAHMAN ‘Umairah, Alamul Kutub Bairut [7] An-Nihayah fii Ghariibil Hadiitsi wal Atsar, Ibnul Atsir, bab La-ha-ma, IV/282, Isa Al-Halabi [8] HR Bukhari, XI/288 no. 3210 & Muslim, XII/118 no. 4411 [9] An-Nihayah, I/350 [10] Madaarijus Saalikiin, I/44-45 [11] Al-Aqa’idun Nasafiyyah, beserta syarh-nya, hal. 41, Musthafa Al-Halabi [12] Al-Muwaafaqaat, Asy-Syathibi, II/266-268 [13] HR Muslim, bab “Menghukumi dengan Zhahirnya dan Memutuskan dengan Hujjah”, IX/102 no. 3231; hadits senada juga diriwayatkan oleh Al-Bukhari, IX/176 no. 2483.

Original Post at: http://hadis-rasullullah.blogspot.com/2012/05/pengertian-ilham.html

REF :http://hadis-rasullullah.blogspot.com/

Tiga Jenis Do'a

Bismillahirrohmaanirrohim


Tiga Jenis Do'a
Menurut Syek Akkbar  Muhyidin Ibnu Arabi, permintaan kepada Allah itu ada tiga macam: dengan ucapan (billafdi), dengan tindakan (bil hal) dan dengan isti'dad (kesiapan). Menurut Ibnu Arabi, ketiganya adalah merupakan tiga jenis do'a kepada Allah. Nah, sekarang bagaimana mengatur posisinya?

Menurutnya, ketika kita punya hajat kepada Allah, yang harus didahulkukan adalah berdoa dengan hal (tindakan) . Lalu kemudian disusul dengan persiapan (isti'dad). Baru terakhir dengan lisan. Meminta dengan lisan inilah yang secara konvesi disebut do'a. Meski berdo'a dengan lisan harus disimpan di akhir ikhtiar, tapi derajatnya sangat tinggi. Berdoa dengan lisan merupakan puncak tertinggi kerohanian.

Sebagai ilustrasi, penulis gambarkan sebagai berikut. Misalnya kita bercita-cita ke Mekkah (haji). Pertama yang mesti dilakukan adalah bekerja. Dagang, buruh, tani, dll. Ini yang dimaksud berdo'a dengan tindakan. Kedua, ita menabung. Misalnya kita habiskan  rokok 2 bungkus perhari, seharga 20.000. Lalu yang sebungkus kita tabung. Hasail tabungan itu dalam setahun mencapai 3.600.000. Itu artinya cukup untuk DP haji. Maka dalam jangka 10 tahun kita sudah bisa ke Mekkah. Proses nabung ini dinamakan dengan isti'dad.

Yang seringkali di kalangan  masyarakat, mengartikan doa sebatas pada lisan. Implikasinya, seorang muslim menjadi pemalas dan pengangan-angan. Kurang rajin bekerja. Pada menurut Ibnu Arabi, sesengguhnya berdoa dengan lisan tidak punya dampak (la atsaro laha). Padahal yang semestinya adalah berdoa terlebnioh dahulu denmgan tindakan dan kesiapan, baru berdoa dengan lisan. Kalau kita sebatas pada lisan, kita tidak lebih berangan-angan (Ibnu Arabi, Fushus al-Hikam hal. 202).
 
Ref  :http://kimsinstitute.blogspot.com/

Jumat, 19 Juli 2013

Ibnu Taymiyah membungkam wahabi albani : Bolehnya Dzikir menggunakan Tasbih (batu /simpul tali)

Bismillahirrohmaanirrohim

Perbedaan Pendapat Antara Ibn Taymiyyah yang Memandang Baik Penggunaan Tasbih dan al-Albani yang Memandangnya sebagai Bid'ah Sesat



tasbih

Masalah ini termasuk masalah-masalah cabang (furu- 'iyyah) dan bukan termasuk masalah-masalah prinsip akidah (ushul). Saya ingin mengetengahkannya dalam risalah kecil ini. Hal tersebut agar pandangan para penuntut ilmu tertuju pada satu hal, yaitu bahwa sebagaimana pandangan Ibn Taymiyyah, al-Albani dan para propagandis salafi yang lain berbeda pendapat dalam pokok-pokok akidah, mereka juga berbeda pendapat dalam cabang masalah-masalah fiqih. Dengan demikian, setelah itu kita tidak tahu mengapa al-Albani memerangi, memusuhi, mencela, dan me­mandang sesat setiap orang yang bertentangan dengannya dalam masalah apa pun, baik yang kecil maupun yang besar dan berpura-pura lupa pada perbedaan pendapat dalam masalah-masalah akidah yang terjadi di antara dirinya dan Ibn Taymiyyah. Apa yang mbungkamnya dari penilaian sesat terhadap Ibn Taimiyah sebagaimana menilai sesat lawan-lawannya yang lain dan tidak bersikap ramah kepada mereka seperti sikap ramah kepada Ibn Taymiy­yah yang merupakan sesama aktivis wahabi dan lain-lain. Apakah itusadalah uang yang kem- bali dari proses-proses perniagaan di beberapa negeri yang merindukan Ibn Taymiyyah dan memandangnya sebagai pemimpin para pemimpin, atau apa?

Apakah al-Albani kehilangan keberanian ilmiah dan etika untuk berbicara tentang Ibn Taymiyyah sebagaimana dia berbicara tentang lawan-lawannya yang lain?

Masalah Tasbih

Dalam al-Fatawa (22: 506), Ibn Taymiyyah berkata dalam teks berikut:

"Menghitung tasbih dengan jari adalah Sunnah. Nabi saw berkata kepada kaum perempuan, 'Bertasbihlah dan berhitunglah dengan jari kareni jari itu akan ditanya dan dijadikan bisa bicara.' Adapun menghitungnya dengan biji, kerikil, dan sebagainya adalah baik. Di antara para sahabat, ada yang melakukan hal itu. Nabi saw pernah melihat Ummul mu’minin bertasbih dengan kerikil dan beliau membiarkannya. Diriwayatkan bahwa Abu Hurairah juga bertasbih dengan kerikil."

"Tentang bertasbih dengan benda-benda yang diuntai, dia berkata bahwa itu adalah baik, tidak makruh."

(Kesimpulannya) jika orang yang melakukannya itu memiliki niat yang baik (baca: ikhlas) maka berzikir dengan menggunakan biji tasbih adalah perbuatan yang baik dan tidak makruh.

As-Syaukani, dalam bukunya Naylul-Awthar:

berkata dalam teks berikut: "Dua hadis yang lain yakni hadis dari Sayyidah Shafiyah dan Sa'ad menunjukkan bolehnya menghitung tasbih dengan biji dan kerikil. Demikian pula dengan tasbih, karena tidak ada perbedaan. Ini berdasarkan tidak adanya larangan Nabi saw. kepada dua perempuan yang melakukan hal tersebut. Menunjuk­kan pada sesuatu yang lebih utama tidak bertentangan dengan bolehnya."

Penolakan Keras Nashiruddin Al-Albani terhadap Tasbih

Al-Albani menganggap tasbih sebagai bid'ah mungkar dan menyebut orang yang menulis buku tentang kesunnahannya adalah termasuk bagian dari mereka. Hal itu dapat Anda temukan dalam ucapan dan takhrij al-Albani terhadap hadits: "Sebaik-baik yang mengingatkan adalah tasbih…" pada jilid 1 bukunya adh-Dhaif (1: 110-117, cetakan lama, dan 1: 184-193 cetakan baru):

“berdzikir dengan biji-bijian tasbih adalah bid’ah/ sesat”

Silakan dipikirkan! Ibn Taimiyah yang merupakan soko guru Wahabi menganggap baik pemakaian tasbih namun al-Albani yang sesama Wahabi menolak keras dengan menganggap berdzikir dengan tasbih adalah bid'ah sesat. Na'udzubillah!. Begitulah dimana-mana yang namanya ajaran sesat itu selalu tidak luput dari kontradiksi, termasuk ulama-ulama (wahabi)-nya sendiri.

Lalu bagaimana Ibn Taymiyyah dan asy-Syaukani tidak disesatkan oleh al-Albani saja?, sementara ulama terkini yang mengatakan kesunnahannya dianggap termasuk ahli bid'ah dan pengikut hawa nafsu? Mengapa ada pemihakan?



Dikutip oleh Tim Sarkub (www.sarkub)
dari al-Maktabah at-Takhashshushiyyah li Radd 'ala al-Wahhabiyah karya Syaikh Hasan Ali Saqqaf

Perang Dunia III

Bismillahirrohmaanirrohim

*Tolong Jangan di abaikan postingan Ini, Karena isi postingan ini sungguh sangat penting untuk masa depan kita semua*
Stockholm - Swedia, Para hacker-hacker TOP Dunia yang PRO dan Membantu sebuah situs kontroversial Wikileaks dalam Mengumpulkan Data-data Intelijen Israel Akhirnya Menemukan Fakta Yang Sangat Membuat Umat Manusia di Dunia harus Waspada.

Isi Data Artikel Tersebut Sebagai Berikut :

"Untuk Pentagon, kami Telah Siap Untuk Memulai Pecahnya Perang Dunia ke-3, Pertama Langkah kita untuk Memicunya adalah dengan Menyerang Iran, Kedua Memprovokasi Korut dan Korsel, Ketiga Memprovokasi India dengan Pakistan,dan terakhir Kita Hancurkan Masjid AL-Aq'sha Lewat Bawah Tanah agar nanti bisa di bangun Haikal Sulaiman untuk di Tempati oleh Sang Juru Selamat kita si mata satu dalam rangka memerintah dunia dan Mempersiapkan diri dari Perlawanan Pasukan panji hitam yang nanti di pimpin oleh 2 orang yaitu Al-Mahdi dan Isa bin Maryam''. (Secara Tidak langsung membenarkan ISLAM, Karena munculnya Imam Mahdi dan Nabi Isa akan turun ke bumi")

Ok admin sediakan versi bahasa inggris :
"For the Pentagon, we are ready to begin World War-3, First Steps we are to trigger it is by attacking Iran, Provoke Both : North and South Korea, Third : Provoking India with Pakistan, and last we destroy Masjid AL-Aq'sha Through the Underground that the future can get up to the Temple of Solomon occupied by our Saviour's eye in order to rule the world and of the Resistance forces Prepare a black banner that later led by two of the Al-Mahdi and Isa bin Maryam"

Rusia pernah membenarkan bahwa perang dunia III Tidak lama lagi dan bukan Tidak mungkin 2-3 Tahun kedepan. Kabarnya Israel sedang berlatih dan bisa dibilang Latihan Militer terbesar demi menyerang Iran.. Tak lain untuk meletuskan perang dunia III. Banyak pihak membenarkan bahwa Perang Dunia III Lebih 'dahsyat' ketimbang perang dunia I ataupun II Kenapa ? Karena Umat Muslim bisa dibilang melawan semua agama, itu maksimalnya, minimal kita akan dipertemukan dengan Zionis Yahudi (baca : Illuminati - Zionist)

Kalau memang Perang Dunia Ketiga akan benar- benar terjadi maka kemungkinan akan menjadi peperangan yang sangat dahsyat melebihi Perang Dunia Pertama ataupun kedua. Bagaimana tidak, perang antara Yahudi dan Islam akan melibatkan hampir seluruh negara di dunia, karena sudah menyangkut pada masalah agama (hampir sama seperti Perang Salib).

Untuk pertama kalinya juga akan menggunakan senjata nuklir dan senjata pemusnah massal. Israel yang akan selalu didukung oleh sekutu abadinya yaitu AS juga akan mendapat dukungan dari negara kuat seperti Inggris, Jerman dan Italia, Kanada, Australia dan Perancis selain itu juga mendapat dukungan dari sebagian golongan kiri negara-negara Arab dan negara di Asia seperti, Jepang, Korea selatan. Mereka semua akan berhadapan dengan Palestina, Negara anggota OKI dan Liga Arab seperti Arab Saudi, Mesir, Yaman, Pakistan, UEA, Irak, Bahrain dan dukungan dari negara-negara Afrika seperti Tunisia, Aljazair, Libya dan lain-lain. Diharapkan juga Indonesia yang memiliki militer yang cukup kuat ikut berada di blok ini (GAK TAU PEMERINTAH KITA MAU GAK) Negara kuat lain seperti Rusia dan Cina dan Negara yang anti AS seperti Iran, Kuba, Venezuela kemungkinan besar tidak akan secara langsung ikut dalam peperangan, namun akan menunggu untuk masuk ke dalam salah satu blok atau berada pada blok yang baru (netral). Wallahua'lam bishshowab.

Seperti dua perang sebelumnya, perang ini akan melibatkan negara yang diduga kuat berusaha untuk memenangkan dominasi atas dunia. Pada Perang Dunia I, negara ini adalah Jerman. Dalam Perang Dunia II, itu Jerman lagi, bersama dengan Jepang. Tapi di perang terakhir, maka tidak lain adalah AMERIKA SERIKAT.

Apakah Amerika ? Lebih tepatnya admin akan berbicara Zionis yang mendorong Amerika"

Zionis dan banyak para pendukungnya menginginkan kalian percaya terhadap sesuatu yang terburuk, karena mereka ingin menyeret Amerika Serikat ke dalam Perang Dunia III yang akan merusak negaranya sendiri. Rusia, Cina dan bahkan Pakistan telah mengatakan bahwa mereka akan mendukung Iran.

Sementara itu mengapa Pakistan dibolehkan untuk memiliki senjata nuklir tapi tidak kepada Iran? Mengapa Israel dibolehkan untuk memiliki lebih dari 200 hulu ledak nuklir? Tapi kita tahu bahwa Senjata Pemusnah Massal (WMD) hanyalah merupakan sebuah alasan pembenar untuk melakukan agresi dan perang. Irak merupakan sebuah bukti.

Kita (UMAT MUSLIM) bisa saja menganggapnya perang armageddon.. atau PERANG AKHIR ZAMAN.. atau SAAT YANG TEPAT UNTUK JIHAD.

Perang Armageddon adalah peristiwa pertama sebagai permulaan dari serentetan huru-hara di akhir zaman, pertempuran ini adalah adalah perang penghancuran dan nuklir yang akan memusnahkan sebagian besar senjata-senjata strategis. Setelah itu, alat-alat dan senjata yang dipakai dalam peperangan selanjutnya adalah pedang, panah, dan kuda.

Hal tersebut tidaklah aneh untuk terjadi, karena sudah menjadi Sunnatullah sejak dari kebudayaan-kebudayaan zaman dulu akan adanya kehancuran setelah kejayaan, dan kejatuhan setelah ketinggian. Sedangkan kebudayaan abad ke-20 telah mencapai puncak kreasi dan inovasi dunia, bahkan orang-orang mulai sibuk bicara tentang perang bintang.

Maha Suci Allah, tiada yang akan terjadi setelah puncak ketinggian kecuali kejatuhan dan kehancuran. Armageddon akan berkecamuk di bumi Palestina di mana di sana akan bertemu kumpulan-kumpulan pasukan raksasa.

Penulis :Patih Bathik Madrim
Ref      :http://bathikmadrim.pun.bz/

Kamis, 11 Juli 2013

Masalah solat salat witir 3 rakaat

Bismillahirrohmaanirrohim

Pertanyaan:
Dalam salat witir 3 rakaat, saya perhatikan di masyarakat ada 3 cara dalam pelaksanaannya.

Ketiga rakaat salat witir itu disambung tanpa terlebih dahulu bertasyahhud setelah rakaat kedua. Jadi hanya satu kali pada rakaat ketiga (terakhir) kemudian membaca salam.
Ketiga rakaat salat witir itu disambung seperti cara diatas, tetapi setelah mendapat dua rakaat, mereka terlebih dahulu bertasyahhud kemudian melanjutkan ke rakaat yang ketiga.
Setelah mendapat dua rakaat, mereka bertasyahhud lalu membaca salam, kemudian melanjutkan satu rakaat lagi. Setelah selesai tasyahhud mereka membaca salam.
Dari ketiga cara tersebut, mana yang terbaik untuk kita lakukan?
-
Jawaban:
Dalam pelaksanaan salat witir 3 rakaat, kita diperbolehkan melakukannya dengan memilih salah satu cara tersebut diatas, sebab semuanya memiliki dasar dari Rasulullah Saw.
Sayid Sabiq dalam kitabnya Fiqhus Sunnah berkata:

"Dan salat witir itu boleh dilakukan dengan dua rakaat, lalu dilanjutkan satu rakaat lagi dengan tasyahhud dan salam. Sebagaimana boleh dilakukan keseluruhannya dengan dua kali tasyahhud dan satu kali salam. Ia menyambungnya antara rakaat yang satu dengan yang lainnya tanpa bertasyahhud melainkan pada rakaat sebelum terakhir, lalu ia melanjutkan satu rakaat lagi yang terakhir, dan setelah tasyahhud lalu salam. Dan boleh pula dilakukan keseluruhan dengan satu kali tasyahhud dan satu kali salam pada rakaat terakhir. Semuanya itu boleh dan ada dasarnya dari Nabi Saw." (Fiqhus Sunnah, Juz I, halaman 164)
Mengenai cara yang terbaik dari ketiga cara tersebut, para fuqaha memberikan fatwa dan penjelasannya antara lain:

Imam Nawawi dalam kitabnya Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdzab menjelaskan:
"Menurut beberapa pendapat para ulama, berkenaan dengan orang yang melaksanakan salat witir 3 rakaat - apakah rakaat yang kedua dipisahkan dengan rakaat yang ketiga melalui baca salam terlebih dahulu? Sebenarnya kami pernah menyinggung perbedaan di antara sahabat-sahabat kami tentang cara terbaik melakukan salat tersebut. Menurut pandangan kami (mazhab Syafii), pendapat yang lebih cocok (shahih) dan utama yaitu dengan cara memisahkannya. Dan itu adalah pendapatnya Ibnu Umar, Mu'adz Al-Qari, Abdullah bin 'Iyasy bin Abi Rabiah, Imam Malik, Imam Ahmad, Imam Ishak dan Imam Abu Tsaur." (Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdzab, Juz IV, halaman 24)
Syekh Zainudin Al-Malibari dalam kitabnya Fathul Mu'in, halaman 31 berfatwa:
Bagi orang yang salat witirnya lebih dari satu rakaat boleh memisah diantara setiap dua rakaat dengan salam dan dia itu lebih utama daripada menyambungnya dengan satu kali tasyahhud atau dua kali tasyahhud pada dua rakaat terakhir.
Syekh Nawawi Al-Bantani dalam kitabnya Nihayatuz Zain, halaman 102, secara tegas berfatwa:
"Dan menyambung dengan satu kali tasyahhud lebih utama daripada menyambung dengan dua kali tasyahhud, untuk membedakan antara salat witir dengan salat Magrib. Melakukan dua kali tasyahhud (dalam salat witir yang tiga rakaat), dapat menyerupai salat magrib secara garis besarnya. Memisah itu lebih utama daripada menyambung karena ada tambahan amal padanya."
Dalam kitab Nailul Authar karangan Imam Asy-Syaukani terdapat sebuah riwayat sebagai berikut:
"Imam Thahawi mendapat riwayat dari Ibnu Umar, bahwa dia memisahkan antara rakaat yang genap dan yang ganjil dengan salam, dan dia pernah memberitakan bahwa Nabi Saw. juga melakukan yang demikian. Sanad hadisnya kuat," (Nailul Authar, juz III, halaman 40)
Dari uraian di atas dapat kami simpulkan bahwa ketiga cara pelaksanaan salat witir yang 3 rakaat tersebut, walaupun pada dasarnya kita boleh melakukan salah satunya, namun cara terbaik ialah cara yang telah diterangkan pada bagian (c), yakni setelah mendapat dua rakaat, bertasyahhud lalu membaca salam. Kemudian melanjutkan satu rakaat lagi; setelah selesai tasyahhud, lalu membaca salam lagi.

Ada sebagian ulama yang berpendapat makruh melakukan salat witir tiga rakaat dengan cara disambung yakni setelah mendapat dua rakaat, bertasyahhud, lalu melanjutkan rakaat ketiga tanpa diselingi salam.
Rasulullah Saw. pernah bersabda:
"Janganlah kamu salat witir tiga rakaat yang menyerupai salat magrib." (Riwayat Imam Daruquthni, dari Abu Hurairah, dan ia berkata, "Para perawis hadis tersebut orang-orang kepercayaan.")

Hadis tersebut dapat kita baca dalam kitab-kitab hadis berikut:

Muntaqal Akhbar, Juz I, halaman 529, karangan Imam Majduddin Ibnu Taimiyah Al-Harrani
Nailul Authar, Juz III, halaman 42, karangan Imam Asy-Syaukani
Irsyadus Sari Syarah Sahih Bukhari, Juz II, halaman 229, karangan Imam Syihabuddin Al-Qasthalani
Diambil dari buku "Umat Bertanya Ulama Menjawab" tulisan dari KH.Drs.Ahmad Dimyathi Badruzzaman, dosen Fakultas Dakwah STIDA Al-Hamidiyah

http://www.alhamidiyah.com/?v=fatwa&baca=11

Rabu, 10 Juli 2013

Awet muda itu mudah...

Bismillahirrohmaanirrohim



 1. Anda dilahirkan ketika ibu Anda masih muda